Beban Studi

Beban studi tiap semester adalah banyaknya sks yang diambil mahasiswa dalam suatu semester.
Beban studi ini ditentukan atas dasar:
1. Kemampuan belajar mahasiswa.
2. Rata-rata banyaknya waktu belajar per-hari yang dapat disediakan mahasiswa.
Jenis Beban Studi Mahasiswa
Jenis beban studi mahasiswa dibedakan menjadi:
1. Beban studi semester, yaitu jumlah sks yang ditempuh mahasiswa pada suatu semester
    tertentu.
2. Beban studi kumulatif, yaitu jumlah sks minimal yang harus ditempuh mahasiswa agar dapat
    dinyatakan telah menyelesaikan suatu program studi tertentu.
Penyelesaian Studi
Untuk menyelesaikan studi pada Program Diploma 3 (D3), mahasiswa harus mengikuti kegiatan
perkuliahan yang mencakup lima kelompok mata kuliah sebagai berikut:
1. MPK yang terdiri atas mata kuliah yang relevan dengan tujuan penghayatan wawasan,
    pendalaman intensitas pemahaman dan penghayatan MPK inti (Pendidikan Agama dan
    Pendidikan Kewarganegaraan).
2. MKK yang terdiri atas mata kuliah yang relevan untuk memperkuat penguasaan dan memperluas
    wawasan kompetensi keilmuan atas dasar keunggulan kompetitif serta komparatif penyeleng-
    garaan program studi bersangkutan.
3. MKB yang terdiri dari mata kuliah yang relevan, bertujuan untuk memperkuat penguasaan dan
    memperluas wawasan kompetensi keahlian dalam berkarya di masyarakat sesuai dengan keung-
    gulan kompetitif serta komparatif penyelenggaraan program studi bersangkutan.
4. MPB yang terdiri dari mata kuliah yang relevan, bertujuan untuk memperkuat penguasaan dan
    memperluas wawasan perilaku berkarya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di masyarakat
    untuk setiap program studi.
5. MBB yang terdiri atas mata kuliah yang relevan dengan upaya pemahaman serta penguasaan
    ketentuan yang berlaku dalam berkehidupan bermasyarakat, baik secara nasional maupun
    global, yang membatasi tindak kekaryaan seseorang sesuai dengan kompetensi keahliannya.
Ketentuan Beban Studi
Ketentuan beban studi didasarkan pada beban studi kumulatif dan waktu studi kumulatif
maksimal (batas waktu maksimal yang diperkenankan untuk menyelesaikan suatu program).
Beban studi program studi S1 berkisar antara 144-160 sks. Beban studi mahasiswa pindahan
(transfer) ditentukan atas dasar sisa jumlah sks yang diakui oleh Perguruan Tinggi Teknokrat
setelah dikonversi.

 Tabel Beban Studi Per Semester Berdasarkan IP

Rentang IP

(0 – 4)

Beban studi per semester

yang boleh diambil

3,00 – 4,00

21 – 24 sks

2,50 – 2,99

18 – 21 sks

2,00 – 2,49

15 – 18 sks

1,50 – 1,99

12 – 15 sks

0,00 – 1,49

12 sks


Ketentuan beban studi tiap semester adalah sebagai berikut:
1. Pada semester pertama dan kedua, mahasiswa baru pada dasarnya wajib mengambil paket mata
    kuliah yang ditentukan oleh Program Studi .
2. Pada emester tiga dandiberlakukan beban studi berdasarkan IP yang diraih pada semester
    sebelumnya dengan ketentuan berdasarkan tabel di atas (kecuali semester pendek).
3. Sistem Kredit Semester (SKS) memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk memilih mata
    kuliah yang akan ditempuh dalam suatu semester tertentu dari mata kuliah yang ditawarkan
    oleh Program Studi dengan ketentuan:
   a.  Mata kuliah prasyarat harus ditempuh lebih dulu daripada mata kuliah yang menentukan
       prasyarat.
   b. Praktek Kerja Lapangan dapat diambil jika mahasiswa telah mengumpulkan sekurang-
       kurangnya 100 sks dengan IPK minimal 2,00.
   c. Penyusunan Skripsi jika mahasiswa telah menyelesaikan 90% beban studi kumulatif yang
       dipersyaratkan dengan IPK minimal 2,00.

JSN Epic template designed by JoomlaShine.com

Akademi Manajemen Informatika & Komputer Teknokrat
Jln. Z.A. Pagar Alam, 9-11 Labuhan Ratu Bandar Lampung 35142
0721-702022